Archive for June, 2006

tEnSeN….

hr ni sorang lg kawan aku nk suruh aku jd wakil utk jemput kengkawan kami p kenduri kawin dia.. bkn aku tak sudi.. mmg aku terima ngan baik.. tp mslahnye kenapa aku?masuk ni dah 4 org kwn aku yg kawin n aku jd wakilnya.. 1 lg prob, mmbr aku yg lain semua marah kat aku… pasai tuan punya bdn tak jemput sendiri yg aku plak yg jd wakilnye.. aku nk jawab apaaaaaa… tensen.. aku mmg sgt2 berniat baik.tp bila aku yg kena marah,mula la aku bengang.. aku tak bersalah…..

hmm.. sedar tak sedar dah dekat 3 bln aku bekerja.. skang br tau camne rsnya kerja.. penat satu badan.tp aku enjoy keje ngan company ni.walaupun i’m the only malay in this office, diorg layan aku cam biasa.. takde pilih2 kasih.. hilang rs pnt aku ulang alik dr umah ke tmpt keje.. tiap2 hr 40 minit perjalanan naik motosikal.. aku dah redah panas n hujan hanya utk mencari rezeki.. biarlah aku susah dulu,mungkin rezeki aku blum smpi utk dpt jawatan yg lebih baik.. aku syukur sgt,at least aku tak lg memegang title ‘penganggur’ hehhe..

Masih Terserlah Ayu Wajah Mu

Artist: Exist
Cepat benar engkau pergi
Hujan masih belum berhenti
Banyak benar soalan ku tadi
Hatimu terusik kini… ooo
Sebagai kekasih ku
Layak aku bertanya
Sekuat mana cinta mu
Adakah insan lain di hati mu selain ku

Sayang bukannya sehari dua
Percintaan kita ini
Yang dipersudah dipateri
Sayang jangan ikut perasaan
Marah jangan disimpan
Ku hanya ingin menduga
Dan kini aku tahu
Satu kekasihmu hanya aku

Marilah kasih aku dendangkan
Lagu yang pernah mencuri hatimu
Ooo.. marilah kasih biar kusimbah
Api kemarahan yang membakar di benak
Di benak mu…

Terpaksa ku berlari
Memintas mu dari pergi
Akan ku belai rambut mu yang basah
Masih terserlah ayunya wajah mu
Walau pun marah
Walau pun marah, ayu wajahmu
Masih terserlah… ooo…
Ayu wajahmu…

Di sini ku berjanji
Setia keakhir nanti
Berhias ceria atau bias duka
Engkau tetap ku cinta

Di taman syurga ini
Segalanya berakhir
Gugurnya cempaka
Harumnya berlalu
Dan tinggallah ku sendiri

Lagi dihina
Sedang hatiku masih terluka
Kau bukan seperti
Yang aku kenali
Waktu kita bercinta
Mengapa tak seperti dulu
Di waktu kita bercinta

Sepinya taman ini
Sunyilah lagi rintihan tangis di hati
Inginku lenyapkan
Namun di kejernihan air
Wajahmu ku terbayang

Tak percaya… kau
Berubah sekelip mata
Benarku bagimu salah
Mungkin alasan semata
Takkan cinta
Hadirnya sekilas cuma
Yakin ku di sudut hati
Aku masih kau cintai

Mengapa tak seperti… dulu
Di waktu kita bercinta
Sepinya taman ini
Sunyilah lagi rintihan tangis di hati
Inginku lenyapkan
Namun di kejernihan air
Wajahmu ku terbayang

Apa saja untukmu Tak ku hiraukan waktu Katakan saja kan ku laksana Permaisuri kau bertakhta dujiwa Apa saja untukmu Ke dasar lautan biru Bertaruh nyawa andai kau kau damba Mutiara… di hari lahirmu Kita menuju gemilang asmara Tiada cinta setanding kita Ku rela sehingga ke akhirnya Tunai segala mimpimu Uhh… ratuku Untukmu kasih Ku cuba meraih Bintang di angkasa Walau tak terdaya kan ku ikhtiar Untukmu kasih Gembira bersedih Selagi ku bernyawa Untukmu kasih, ku korban apa saja Apa saja untukmu Kan ku ubah caraku Jikalah itu yang kau mahu Apa saja demi kebahgiaanmu Bukan ku pinta yang luar biasa Cuma secebis janji setia Inilah… Lagu cinta kita Hanya terbaik untukmu Selama-lamanya

Jujur

Artist: Radja
Duhai kekasih pujaan hatiku
Apakah kau memberiku satu arti
Sedikit rasa yang bisa kumengerti
Bukan sumpah atau janji

Buktikanlah bila ada cinta
Setulus hatimu bisa menerima
Sebatas kejujuran yang kau miliki
Bukan sekedar bersama

Jujurlah padaku bila kau tak lagi cinta
Tinggalkan aku
Bila tak mungkin bersama
Jauhi diriku lupakanlah aku
O… Ho… O… Ho…

Jujurlah padaku bila kau tak lagi cinta
Tinggalkan aku
Bila tak mungkin bersama
Jauhi diriku lupakanlah aku
Selamanya

Dealova

Artist: Once
Aku ingin menjadi mimpi indah
Dalam tidurmu
Aku ingin menjadi sesuatu
Yang mungkin bisa kau rindu

Karena langkah merapuh
Tanpa dirimu
Oh… Karena hati tlah letih

Aku ingin menjadi sesuatu
Yang slalu bisa kau sentuh
Aku ingin kau tahu bahwa aku
Selalu memujamu

Tanpamu sepinya waktu
Merantai hati
Oh… Bayangmu seakan-akan

Kau seperti nyanyian dalam hatiku yang
Memanggil rinduku padamu
Seperti udara yang kuhela kau selalu ada

Oh…

Hanya dirimu
Yang bisa membuatku tenang
Tanpa dirimu
Aku merasa hilang… dan sepi
Dan sepi…

Kau seperti nyanyian dalam hatiku yang
Memanggil rinduku padamu
Seperti udara yang kuhela kau selalu ada

Kau seperti nyanyian dalam hatiku yang
Memanggil rinduku padamu
Seperti udara yang kuhela kau selalu ada

Selalu ada…
Kau selalu ada…
Selalu ada…
Kau selalu ada…

Sya… na na na…